Polisi Autopsi Jasad IRT Gantung Diri di Kampung Bukit Bintan

Kapolsek Gunung Kijang AKP.Monang
Kapolsek Gunung Kijang AKP.Monang

PRESMEDIA.ID,Bintan- Sisakan tanda tanya penyebab gantung diri Ibu Rumah Tangga (IRT) pemilik balita 2 tahun di Bukit Sinjang Kampung Bukit. Polsek Gunung Kijang menyatakan akan melakukan Autopsi terhadap jasad korban.

Kapolsek Gunung Kijang AKP.Monang mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan penyelidikan terhadap penyebab tewasnya ibu rumah tangga tersebut dengan melakukan pemeriksaan pada sejumlah saksi.

“Sejumlah saksi atas kejadian ini sudah kami periksa. Dan jasad korban akan dilakukan autopsi oleh Kedokes Polda Kepri di Rumah Sakit Ahmad Thabib”kata Kapolsek Gunung Kijang AKP Monang, Rabu (27/11/2019)

Dikatakan Monang, ddari hasil visum luar sementara pihak Puskesmas Kawal, pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan korban tiba di Puskesmas dalam keadaan sudah meninggal dunia.

“Nanti kita liat hasil autopsinya apakah dari hasilnya nanti ditemukan tanda-tanda kekerasan terhadap korban atau tidak. Jika memang ada ditemukan bekas penganiayaan maka kasus ini akan kita tindak lanjuti”jelas Monang pada PRESMESIA.ID.

Sebelumnya Meri (31) seoramg ibu rumah tangga pemilik balitas 2 tahun, tewas dengan cara gantung diri di dalam rumahnya menggunakan selendang yang diikatkan diatas ventilasi. Kejadian diketahui Polisi pada Senin malam sekitar pukul 20.00 wib dari Puskesmas Kawal.

Tragisnya, korban pertama kali ditemukan oleh suaminya kemudian meminta tolong kepada tetangganya untuk menurunkan Jasad korban dan langsung membawanya ke Puskesmas Kawal.

Kejadian diketahui Polisi ketika pihak Puskesmas melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Gunung Kijang. Selanjutnya anggota Polsek langsung menuju Puskesmas dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dirumah korban.

Penulis: Dani