
PRESMEDIA.ID– Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang mengatakana, akan memprioritaskan perbaikan gedung-gedung pelayanan publik, terutama Gedung Lima Lantai di Senggarang, pada tahun 2025 mendatang.
Sementrara sejumlah gedung dan bangunan yang sebelumnya dibangun namun terlantar dan mangkrak, hingga saat ini belum dapat dilakuka perbaikan secara menyeluruh.
Walikota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, mengakui, kondisi sejumlah gedung yang sebelumnya dibangun pemerintah kota itu, saat ini sangat memprihatinkan.
Atas hal itu, Ia menyebut, akan mengutamakan perbaikan pada sejumlah gedung kantor yang digunakan OPD untuk pelayanan pada masyarakat seperti Gedung Lima Lantai di Senggarang.
Perbaiakan pada Gedung Lima Lantai ini, direncanakan pada bagian instalasi listrik dan kebocoran ketika hujan turun.
Hal ini katanya, perlu dilakukan segera agar tidak membahayakan Aparatur Sipil Negara (ASN) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berkantor di sejumlah gedung tersebut.
“Kondisi ini sangat berisiko bagi ASN yang bekerja di sana. Karena itu, kami berencana melakukan pembenahan tahun 2025 agar gedung lebih aman dan layak digunakan,” kata Lis Darmansyah, Senin (29/9/2025).
Selain Gedung Lima Lantai, Lis juga menegaskan Pemko akan memfokuskan perhatian pada gedung-gedung pelayanan publik lainnya yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.
Namun, ia belum merinci bangunan mana saja yang akan diperbaiki dalam waktu dekat.
“Tidak banyak, hanya beberapa yang sifatnya prioritas. Kami lebih fokus pada gedung yang benar-benar digunakan masyarakat dalam pelayanan sehari-hari,” tambahnya.
Sementara itu, sejumlah gedung lain yang saat ini terbengkalai dan belum mendapat perhatian di antaranya adalah Gedung Serbaguna di Kampung Bugis, Gedung Gonggong, fasilitas umum Laman Boenda, kios di perbatasan Tanjungpinang-Bintan, Pasar Puan Ramah, Dermaga Kota Rebah, hingga Qur’an Center Tanjungpinang.
Untuk gedung-gedung tersebut, Pemko mengaku belum sanggup melakukan rehabilitasi total.
“Khusus Gedung Serbaguna di Kampung Bugis, kondisinya memang sudah lama mangkrak. Untuk sementara, belum bisa direhab total. Kalau yang lain, mungkin bisa dilakukan pemeliharaan bertahap,” jelas Lis.
Dengan fokus pada perbaikan gedung pelayanan utama, diharapkan kualitas layanan publik di Tanjungpinang bisa semakin optimal tanpa mengesampingkan kebutuhan pemeliharaan fasilitas umum yang ada.
Penulis :Roland
Editor :Redaktur
Sanggahan, koreksi, atau Hak Jawab sesuai UU Pers No. 40/1999 melalui email Redaksi presmedia.id: redaksi.presmed@gmail.com











