Seleksi Calon Dirut PDAM Tirta Kepri, Gubernur Ansar: Kita Butuh Dirut Profesional, Transparan dan Akuntabel Kelola PDAM

Tiga Dirut PDAM saat mengikuti seleksi akhir, di wawancara Gubernur Kepri, untuk mendapatkan Dirut PDAM yang Profesional, Transparan dan Akuntabel. (Foto: Diskominfo Kepri)
Tiga Dirut PDAM saat mengikuti seleksi akhir, di wawancara Gubernur Kepri, untuk mendapatkan Dirut PDAM yang Profesional, Transparan dan Akuntabel. (Foto: Diskominfo Kepri)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad mewawancarai langsung tiga calon Direktur Perumda Air Minum Tirta Kepri di Gedung Daerah Provinsi Kepri, Tanjungpinang, Kamis (4/1/2023).

Tahap wawancara ini, merupakan tahapan terakhir dari seleksi calon Dirut PDAM Tirta kepri yang dilaksanakan sejak pengumuman pembukaan seleksi 16 Oktober 2023 lalu.

Diikuti tiga calon Dirut PDAM yaitu, Abdul Kholik Fajdawani, Ismahjuddin dan Wan Kurniawan. Ketiga calon diwawancarai Gubernur Ansar secara bergantian.

Didampingi Asisten II (Perekonomian dan Pembangunan) Setdaprov Kepri Luki Zaiman Prawira dan Kepala Biro Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Kepri Syakyakirti, Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan, Pemerintah Provinsi Kepri membutuhkan Dirut Perusahaan Daerah (Perumda) PDAM Tirta Kepri, yang profesional, transparan dan akuntabel dalam mengelola perusahaan air minum milik daerah ini.

Ansar juga berharap, calon yang terpilih nantinya dapat bekerja dengan profesional, transparan, dan akuntabel dalam mengelola perusahaan air minum milik daerah ini.

“Kita ingin Perumda Air Minum Tirta Kepri ini menjadi perusahaan yang sehat, mandiri dan mampu memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat Kepri. Kita juga ingin perusahaan ini dapat berkontribusi dalam meningkatkan pendapatan asli daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Gubernur Ansar.

Gubernur Ansar juga meminta, Direktur PDAM Tirta Kepri yang nantinya terpilih agar melakukan revitalisasi dahulu manajemen di dalamnya.

“Perusahaan akan mengalami keuntungan jika manajemennya baik dan disiplin. Target khusus kita, PDAM kedepannya harus lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Biro Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Kepri yang juga ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perumda Air Minum Tirta Kepri, Syakyakirti mengatakan, keseluruhan proses seleksi Direktur ini mengacu pada Permendagri Nomor 37 tahun 2018 Tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Anggota Dewan Pengawas atau Anggota Komisaris dan Anggota Direksi Badan Usaha Milik Daerah pasal 33 ayat (2) yaitu seleksi paling sedikit melalui tahapan Seleksi administrasi, UKK, dan Wawancara akhir.

“Jadi ini merupakan tahapan akhir proses seleksi untuk kemudian kita buatkan berita acara. Setelah itu kita buatkan SK nya sebelum kemudian dilaksanakan pelantikan direktur terpilih” jelasnya.

Menyinggung waktu pelaksanaannya, Syakyakirti mengatakan akan dilaksanakan dalam waktu dekat, setelah seluruh administrasi selesai.

“Insya Allah dalam waktu dekat, karena masa jabatan Plt. saya sebagai Direktur PDAM itu enam bulan terhitung dari 28 Agustus 2023. Jadi sebisa mungkin tidak sampai bulan Februari sudah ditunjuk definitifnya. Sudah bisa langsung gaspol dengan RKAP 2024 yang baru” imbuhnya.

Pada tahap pendaftaran sebelumnya, sebanyak delapan peserta mendaftarkan diri sebagai calon dirut PDAM Tirta Kepri. Namun pada tahap seleksi administrasi, hanya 3 orang yang dinyatakan lulus dan mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang dimulai pada 27 November 2023.

Usai wawancara, Gubernur Ansar mengatakan bahwa dalam waktu dekat ia akan menunjuk satu dari tiga calon yang diwawancarainya menjadi Direktur Perumda Air Minum Tirta Kepri yang baru.

Penulis: Presmedia
Editor  : Redaksi

Jika ada pihak yang keberatan atau merasa dirugikan oleh pemberitaan di atas, Anda dapat mengirimkan sanggahan, koreksi, atau Hak Jawab sesuai UU Pers No. 40/1999 melalui email Redaksi presmedia.id: redaksi.presmed@gmail.com