
PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang- Walikota Tanjungpinang Hj.Rahma mengatakan, anggaran pengadaan mobil di Setdako Tanjungpinang yang sebelumnya dianggarkan di APBD murni 2021 kota Tanjungpinang saat ini sudah dihapus dan pengadaanya dibatalkan.
Rahma juga mengatakan, kegiatan Pembelian Mobil yang sebelumnya dialokasikan di APBD 2021 kota Tanjungpinang itu sampai saat ini sebenarnya juga belum dilaksanakan. Dan pada anggaran Perubahan APBD murni 2021 yang saat ini sedang diajukan sudah dihapus dan dibatalkan.
“Pengadaan 4 unit mobil di APBD Murni 2021 sudah saya hapus dan batalkan. Saat draft Perubahan APBD 2021 nya dalam tahap Persiapan mengajukan pembahasan ke DPRD,” ujarnya.
Rahma juga mengatakan, kendati sebelumnya pengadaan Mobil itu ada di DIPA Setdako APBD 2021, Namun kegiatan itu belum dilaksanakan, hingga akhirnya dibatalkan.
“Sudah tidak ada pembeli mobil, Semua sudah saya hapus (Batalkan-red) saya masih pakai mobil lama semuanya di refocusing,” ujar Rahma menjawab konfirmasi PRESEDIA.ID, Jumat (23/7/2021).
Untuk lebih lengkap secara detail lanjutnya, Rahma meminta agar Wartawan menanyakan langsung ke Badan Perencanaan, Penelitian dan Pembangunan (Baperinlitbang) kota Tanjungpinang Surjadi.
Ditenpat terpisah, Kepala Badan perencanaan, Penelitian dan Pembangunan (Baperinlitbang) kota Tanjungpinang Surjadi, juga membenarkan dibatalkanya pengadaan Mobil Sedan di Sekretariat Pemerintah kota Tanjungpinang itu.
Dia juga mengakui, jika sebelumnya pengadaan mobil walikota di DIPA Setdako Tanjungpinang itu dianggarkan di APBD 2021 Murni Kota. Tetapi karena membutuhkan dana untuk penanganan pandemi Covid, hingga anggaran tersebut dibatalkan dan dialihkan untuk dana penanganan Covid.
“Memang sebelumnya di anggaran APBD murni 2021 kemarin ada, Tapi saat ini semua sudah dibatalkan melalui refocusing untuk pendanaan Penanganan Covid,” ujar Surjadi.
Mantan kepala dinas Pariwisata kota ini juga menjelaskan, jika sebelumnya pemerintah kota Tanjungpinang juga sudah melaksanakan Refocusing tahap pertama, berdasarkan Permendagri 17 dan 20 tentang penanganan Covid-19.
Selanjutnya, rasionalisasi pemangkasan sejumlah kegiatan akan kembali dilakukan pada Perubahan APBD 2021 mendatang.
“Kemarin refocusing anggaran pertama sudah dilakukan rasionalisasi sejumlah kegiatan untuk pendanaan penanganan Covid. Rencananya nanti akan di refocusing lagi,” ujarnya tanpa, menyebut total kegiatan yang di hold (tunda) untuk mendanai penanganan Covid di APBD kota itu.
Pengadaan Mobil Ketua Dewan Belum Direfocusing
Namun ketika ditanya, apakah pengadaan mobil Ketua DPRD Kota Tanjungpinang ikut juga refocusing? Sujadi mengaku tidak tahu dan meminta wartawan untuk menanyakan hal tersebut langsung ke Ketua DPRD atau Sekretaris DPRD kota Tanjungpinang.
“Untuk DIPA Pengadaan mobil di ketua Dean kami tidak tahu, silahkan tanyakan ke Ketua atau Sekwan lah,” ujar-nya.
Di Tempat terpisah, Ketua DPRD kota Tanjungpinang Yuniarni Pustoko Weni yang dikonfirmasi dengan anggaran dana pengadaan Mobil ini, meminta agar wartawan menemuinya untuk konfirmasi ke DPRD kota Tanjungpinang. Sedangkan Sekretaris DPRD Tanjungpinang Efendi, hingga saat ini tidak memberikan jawaban.
Sebelumnya, Berdasarkan DIPA-APBD 2021 di Setdako dan Sekretaris DPRD kota Tanjungpinang, Wali dan ketua DPRD kota Tanjungpinang mengalokasikan anggaran APBD Rp.1,989,000,000,-. untuk pembelian 3 unit Mobil Sedan.
Dari tiga unit Mobil Sedan itu, Dua diantaranya, merupakan mobil dinas wali kota Hj.Rahma dan satu unit merupakan Mobil dinas ketua DPRD kota Tanjungpinang Yuniarni Pustoko Weni.
Alokasi anggaran pembeliaan mobil ini, tercantum dalam DIPA-APBD 2021 yang telah diumumkan di Rencana Umum Pengadaan Barang Pemerintah kota Tanjungpinang dari APBD 2021.
Penulis:Redaksi
Editor :RedaksiÂ













