Akibat Arah Angin, Kepri Rentan Terpapar Kabut Asap Kalimantan dan Sumatera

Kondisi cuaca di sebagian wilayah Provinsi Kepulauan Riau mulai pulih dari kabut asap Kiriman Presmed5
Kondisi cuaca di sebagian wilayah Provinsi Kepulauan Riau, mulai pulih dari kabut asap Kiriman (Presmed5)

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang-Kondisi cuaca di sebagian wilayah Provinsi Kepulauan Riau, khususnya Bintan sudah mulai berangsur pulih.Langit mulai cerah dan sinar matahari mulai tampak menyinari Pulau Bintan pada Kamis (19/9/2019) siang.

Kendati demikian, menurutut perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika, wilayah Kepri dan Pulau Bintan belum terbebas dari serbuan kabut asap kiriman, baik dari Sumatera maupun Kalimantan.

Prakirawan BMKG Tanjungpinang Diana Siregar mengatakan, ada tidaknya kiriman asap dari Sumatera dan Kalimantan ke provinsi Kepri tergantung dari arah mata angin.

Jika arah angin dari tenggara dan masih terjadi kebakaran di Kalimantan, maka Kepri akan mendapat asap kiriman dari Kalimantan.Sebaliknya, jika arah angin dari Selatan, dan kebakaran Hutan masih terjadi di Sumatera, maka Kepri mendapat asap kiriman dari Sumatera.

“Hal ini disebabkan arah mata angin di wilayah Kepri saat ini cenderung berubah-ubah. Mulai dari tenggara sampai selatan,”ujarnya pada wartawan Kamis,(19/9/2019).

Diana menambahkan, untuk jarak pandang akibat kabut asap di Kepri, sebenarnya tidak banyak perubahan dan nmasih sama dengan hari-hari sebelumnya yakni antara 3000-6000 meter, kendati memang kabut asapnya cenderung menipis pada siang hari akibat angin yang cukup kencang.

Namun, pada malam hingga dini hari, kabut asap di Kepri lebih cenderung mengalami ketebalan dan mengurangi jarak pandang.

Kendati demikian, lanjut Diana, kondisi kabut asap ini masih tergolong kondusif bila dibandingkan dengan daerah lain. Sehingga, tidak menganggu jalur penerbangan.

Ia mengakui, tidak bisa memprediksi kondisi serangan kabut asap kiriman ini akan berakhir. Hal itu bergantung pada titik sumber kebakaran yang menimbulkan asap hingga tersapu angin ke wilayah Kepri.

Terlebih lagi, saat ini kondisi cuaca yang cukup kering. akibat kemarau dan musim hujan mengalami kemunduran satu bulan dari yang seharusnya.

“Diperkirakan hujan akan turun pada minggu ke 2 Oktober mendatang. Itu pun sifatnya lokal,” ujarnya.(Presmed5)