Bintan Raih Silver Award IMT-GT Green City Award Ekonomi Sirkular dan Efisiensi Sumber Daya

Bupati Bintan, Roby Kurniawan menerima penghargaan Silver Award pada 1st IMT-GT Green City Award kategori Circular Economy and Resource Efficiency (Ekonomi Sirkular dan Efesiensi Sumberdaya). (Foto-Diskominfo Bintan)
Bupati Bintan, Roby Kurniawan menerima penghargaan Silver Award pada 1st IMT-GT Green City Award kategori Circular Economy and Resource Efficiency (Ekonomi Sirkular dan Efesiensi Sumberdaya). (Foto-Diskominfo Bintan)

PRESMEDIA.ID– Pemerintah Kabupaten Bintan kembali membawa nama daerah ke tingkat internasional dengan meraih Silver Award pada 1st IMT-GT Green City Award kategori Circular Economy and Resource Efficiency atau Ekonomi Sirkular dan Efisiensi Sumber Daya.

Penghargaan ini menjadi apresiasi atas komitmen Bintan dalam mendorong pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan efisiensi pemanfaatan sumber daya.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, M.Tito Karnavian, kepada Bupati Bintan Roby Kurniawan dalam rangkaian Gala Dinner 32nd Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) Ministerial Meeting, Rabu malam (9/9), di Ballroom JW Marriott Hotel Medan, Sumatera Utara.

IMT-GT Green City Award merupakan bagian dari upaya memberikan apresiasi kepada wilayah, kabupaten/kota, maupun berbagai inisiatif yang dinilai berhasil menerapkan praktik terbaik dalam pembangunan kota hijau dan berkelanjutan di kawasan Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle.

Konsep ekonomi sirkular sendiri menekankan bagaimana sumber daya dapat dimanfaatkan secara lebih optimal, mengurangi pemborosan, serta menciptakan nilai dari sumber daya yang sebelumnya berpotensi menjadi limbah.

Bupati Bintan Roby Kurniawan bersama Menteri Dalam Negeri dan Pejabat lain usai menerima penghargaan Silver Award pada 1st IMT-GT Green City Award (Foto Diskominfo Bintan)
Bupati Bintan Roby Kurniawan bersama Menteri Dalam Negeri dan Pejabat lain usai menerima penghargaan Silver Award pada 1st IMT-GT Green City Award (Foto Diskominfo Bintan)

Sementara itu, efisiensi sumber daya menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang lebih berkelanjutan, sekaligus menjaga keseimbangan antara kebutuhan pembangunan dan kelestarian lingkungan.

Penghargaan tersebut sekaligus mencerminkan semakin kuatnya komitmen negara-negara anggota IMT-GT dalam mendorong pembangunan perkotaan yang berkelanjutan, ramah lingkungan, serta membuka peluang investasi hijau di kawasan regional.

Roby: Penghargaan Menjadi Motivasi untuk Terus Berbuat

Bupati Bintan Roby Kurniawan menyampaikan bahwa penghargaan yang diterima bukan sekadar sebuah pengakuan atas upaya yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Bintan.

Penghargaan katanya, menjadi momentum penting bagi Bintan dalam memperkuat berbagai upaya pembangunan yang mengedepankan prinsip ekonomi sirkular dan efisiensi sumber daya.

Menurutnya, capaian tersebut justru menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan ekonomi sirkular dan efisiensi sumber daya di Bintan.

“Penghargaan ini menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Bintan, sekaligus motivasi bagi kami untuk terus berbuat. Ekonomi sirkular dan efisiensi sumber daya memerlukan kolaborasi pemerintah, masyarakat, dunia usaha, komunitas, dan seluruh pemangku kepentingan,” ungkap Roby.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pembangunan berkelanjutan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri. Dibutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar prinsip ekonomi sirkular dan pemanfaatan sumber daya secara efisien dapat benar-benar diterapkan dalam kehidupan masyarakat maupun aktivitas ekonomi.

Dalam sambutannya, Menteri Dalam Negeri M. Tito Karnavian turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sebagai tuan rumah serta seluruh pihak yang telah mempersiapkan rangkaian kegiatan IMT-GT.

Tito menjelaskan, kerja sama Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) yang dibentuk pada 20 Juli 1993 di Langkawi, Malaysia, telah berkembang menjadi salah satu bentuk penting kerja sama ekonomi subregional.

Kerja sama tersebut mencakup berbagai bidang, mulai dari pertumbuhan ekonomi, konektivitas, perdagangan, investasi, pariwisata hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Tito menekankan agar IMT-GT tidak berhenti sebagai forum pertemuan dan pertukaran gagasan. Kerja sama tersebut diharapkan mampu melahirkan program serta proyek yang konkret dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“IMT-GT tidak boleh hanya menjadi forum untuk berdialog dan berdiskusi, tetapi harus menjadi sebuah platform yang menghasilkan program dan proyek yang konkret, terukur, serta memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” jelas Tito.

Penghargaan Perkuat Komitmen Bintan Menuju Pembangunan Berkelanjutan

Bupati Bintan Roby Kurniawan bersama Kepala DLH Bintan Niken Wulandari, Sekretaris DLH Bintan Nepy Purwanto dan Kepala BP Batam Farid Irfan Siddik mengangkat penghargaan. (Foto-Diskominfo Bintan)
Bupati Bintan Roby Kurniawan bersama Kepala DLH Bintan Niken Wulandari, Sekretaris DLH Bintan Nepy Purwanto dan Kepala BP Batam Farid Irfan Siddik mengangkat penghargaan. (Foto-Diskominfo Bintan)

Perolehan Silver Award IMT-GT Green City Award menjadi salah satu capaian yang memperkuat posisi Bintan dalam agenda pembangunan hijau di kawasan regional.

Lebih dari sekadar penghargaan, capaian ini menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah perlu berjalan seiring dengan upaya menjaga lingkungan, menggunakan sumber daya secara bijak, serta membuka ruang kolaborasi antara pemerintah, masyarakat dan dunia usaha.

Dengan semangat tersebut, Pemerintah Kabupaten Bintan terus mendorong pembangunan yang memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang.

Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah pejabat tinggi dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand dianyatanya, Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia M.Tito Karnavian, Gubernur Sumatera Utara M.Bobby Afif Nasution, Menteri Ekonomi Malaysia Akmal Nasrullah bin Mohd.Nasir, serta Vice Minister for Office of the Prime Minister Kingdom of Thailand H.E.Thanadit Raktabut.

Juga hadir Director General Southeast Asia Department of Asian Development Bank Nianshan Zhang, Deputy Secretary General of ASEAN (ASEC) Nararya S.Soeprapto, Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi yang mewakili Menko Perekonomian Edi Prio Pambudi, Chief Minister of Perlis sekaligus Head of CMGF Malaysia Abu Bakar bin Hamzah, serta Governor of Trang Province sekaligus Head of CMGF Thailand H.E. Mr. Songklod Sawanwong.

Penulis:Hasura
Editor :Redaksi

Tinggalkan Balasan