
PRESMEDIA.ID – Indah Logistik Cargo membantah keterlibatan pihaknya dalam kasus penipuan jual beli sepeda motor secara online yang menimpa korban Zukri mahasiswa di Tanjungpinang.
Kepala Cabang Indah Logistik Cargo Tanjungpinang, Muslim Iskandar, mengatakan, jasa ekspedisi yang disebut-sebut oleh pelaku penipuan bukanlah layanan dari Indah Logistik Cargo.
“Itu bukan ekspedisi kami (Indah Logistik Cargo-red),” kata Muslim Rabu (6/11/2024).
Muslim juga menyatakan bahwa kasus serupa telah beberapa kali terjadi dengan membawa-bawa nama Indah Cargo Logistik.
Kasus seperti ini lanjutnya, sudah sering terjadi dan modus QRIS udah dua kali digunakan, selebihnya biasanya transfer biasa.
“Modus pelaku ini menggunakan foto QRIS atas nama Indah Cargo, dan korban mentransfer uang melalui barcode tersebut,” ujarnya.
Pihak Indah Cargo lanjut dia, juga telah melaporkan kejadian ini ke Kantor Pusat. Dan selama ini, Indah Cargo disebut, juga tidak pernah meminta pembayaran untuk barang melainkan hanya untuk biaya pengiriman barang.
“Kami tidak pernah meminta pembayaran sepeda motor atau barang, hanya biaya pengiriman saja. Jadi, jangan memberikan uang selain biaya pengiriman karena itu penipuan,” jelasnya.
Muslim juga menghimbau masyarakat agar berhati-hati saat melakukan transaksi pembelian barang di platform seperti Facebook, terutama jika ada pihak yang mengatasnamakan Indah Cargo Logistik.
Sebelumnya, seorang mahasiswa tingkat akhir di Tanjungpinang Zukri mengalami penipuan dalam pembelian sebuah sepeda motor Honda Scoopy tahun 2022 yang diperjual belikan melalui iklan media sosial grup Facebook BJB (Beli Jual Batam) dengan harga Rp7 juta.
Karena tertarik membeli motor tersebut, akhirnya Zukri mentransfer Rp4,9 juta uang melalui barcode QRIS tersebut. Tak lama setelah membayar, ternyata motor yang dibeli tidak kunjung diterima.
Penulis: Roland
Editor : Redaktur


















