Ini Alasan Ismeth Abullah Kembali Nyalon Jadi Gubernur Kepri

Mantan Gubernur Kepri Ismeth Abdullah
Ismeth Abdullah memastikan ikut mencalonkan diri pada Pilgub 2020 mendatang (Presmed)

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Mantan Gubernur Kepulauan Riau 2005-2010 Ismeth Abdullah mengatakan, kembali “turun gunung” maju dan mencalonkan diri pada Pilgub Kepri 2020 mendatang karena ingin memperbaiki sistim pembangunan di provinsi Kepri yang menurutnya “Salah Urus”.

Dikonfirmasi Media, usai resmi mendaftarkan diri dalam penjaringan bakal calon Gubernur yang dilakukan DPD Golkar Kepri,Jumat (25/10/2019), Ismeth hal itu yang melatar belakangi dirinya kembali maju dalam bursa pencalonan Pilgub Kepri.

Dijelaskannya, setelah dirinya tidak lagi menjabat sebagai Gubernur, banyak kemunduran yang dialami Provinsi Kepri. Padahal, banyak potensi yang dapat dikembangkan demi kemajuan provinsi yang didominasi laut dan kepulauan ini. “Kepri ini salah urus. Makanya, harus kita perbaiki dan kedepan Kepri harus bangkit agar masyarakat sejahtera,”ujar Ismeth Abdullah.

Ia mengatakan, salah satu kemunduran itu adalah pertumbuhan ekonomi Kepri yang sempat terpuruk dibawah rata-rata nasional yaiu 4 persen. Bahkan, sempat menyentuh angka 2 persen. Padahal, saat periode dirinya menjabat pertumbuhan ekonomi Kepri sempat berada diatas rata-rata nasional, yakni 7 persen.

“Hidup sudah susah saat ini. Galangan kapal dan pabrik banyak tutup. Ribuan karyawan di-PHK daya beli masyarakat menurun,” katanya.

Atas dasar itulah, lanjut Ismeth, banyak masyarakat yang memintanya untuk maju dalam kontestasi Pilgub Kepri 2020 mendatang. Tujuannya, untuk memperbaiki kondisi ekonomi yang lesu menjadi lebih baik, menumbuhkan iklim investasi yang lebih maju, melakukan pembangunan yang merata, serta menyejahterakan masyarakat Kepri.

“Saya merasa terpanggil kembali untuk memberikan kontribusi bagi Kepri,”katanya.

Disamping itu, Ia menambahkan, untuk memuluskan niatnya maju sebagai cagub, dirinya juga telah menjalin komunikasi ke sejumlah partai. Selain mendaftar ke Golkar, Ismeth mengaku sudah berkoordinasi dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan partai politik lainnya. “Semuanya sedang dibahas. Ada beberapa partai, seperti PKS dan yang lainnya,”ujar Ismeth.

Penulis:Ismail