Kasus Meninggal Akibat Covid-19 di Bintan Bertambah

Kepala Dinkes Bintan dr Gama AF Isnaeni. 1
Kepala Dinkes Bintan ,dr Gama AF Isnaeni.

PRESMEDIA.ID, Bintan – Kasus kematian yang diakibatkan Covid-19 di Kabupaten Bintan kembali bertambah. Kini warga Kecamatan Bintan Timur dinyatakan meninggal dunia karena virus tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan, dr Gama AF Isnaeni, mengatakan berdasarkan data yang dihimpun dari Satgas Covid-19 Bintan pada Kamis (24/2/2022) terjadi penambahan kasus positif covid-19 sebanyak 61 orang. Mereka terdiri dari beberapa balita, dewasa sampai dengan lansia yang berasal dari beberapa kecamatan.

“Di hari itu juga ada 1 kasus pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia,” ujar Gama, Jumat (25/2/2022).

Untuk kasus yang meninggal dunia karena covid-19 itu adalah warga Kelurahan Seilekop, Kecamatan Bintan Timur. Dia seorang pria berinisial MISR (47).

Awalnya di mengalami sakit lalu dirujuk ke RSUP Raja Ahmad Tabib (RAT) Kepri di Tanjungpinang pada 22 Februari. Disana tim medis melakukan tes swab PCR dengan hasil dinyatakan positif covid-19. Lalu bersangkutan dirawat dan diisolasi di rumah sakit tersebut.

“Namun 2 hari baru dirawat pasien MISR itu meninggal dunia. Karena komorbid atau penyakit bawaan juga,” katanya.

Tercatat dalam dua bulan yaitu dari Januari-Februari 2022 didapati 415 orang di Kabupaten Bintan dinyatakan positif covid-19. Dari total tersebut 6 orang probable omicron dan 2 meninggal dunia.

Dia mengimbau agar masyarakat tidak lengah melainkan tetap taat dengan protokol kesehatan (prokes). Kemudian tidak menganggap remeh dengan vaksin karena vaksin mampu mencegah gejala yang ditimbulkan apabila terserang virus.

“Kita terus mensosialisasikan kepada warga agar taat prokes dan mau divaksinasi. Baik dari usia 6 tahun sampai dengan lansia. Bahkan kami jemput bola (door to door) agar vaksinasi dapat berjalan maksimal,” ucapnya.

Penulis : Hasura
Editor : Redaksi