
PRESMEDIA.ID– Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kepri mendukung penuh pembentukan Pesantren Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang.
Kepala Lapas (Kalapas) Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang Fauzi Harahap mengatakan jajaran pengurus MUI Kepri telah datang ke lapas ini untuk mematangkan rencana pembentukan pesantren.
Kunjungan MUI tersebut juga menjadi momentum penting dalam penguatan pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
“Alhamdulillah kita mendapat dukungan penuh dari MUI Kepri untuk pembentukan pesantren di lapas ini. Dukungan itu langsung diberikan oleh Ketua MUI Kepri Pak K.H Bambang Maryono,” ujar Fauzi, kemarin.
Sementara itu Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Permasyarakatan (Ditjenpas) Kepri, Aris Munandar juga memberikan dukungan penuh ke lapas dalam membangun fasilitas pesantren.
“Pesantren ini merupakan inisiasi Pak Kalapas Fauzi. Tentunya kami sangat mendukung dan siap memfasilitasi koordinasi agar sarana pendidikan agama tersebut segera terwujud sebagai instrumen unggulan pembinaan,” sebutnya.
Terpisah, Ketua Umum MUI Kepri, K.H. Bambang Maryono, mengapresiasi visi strategis Lapas Narkotika Tanjungpinang.
“MUI mendukung penuh pembentukan pesantren ini sebagai wadah transformasi mental dan spiritual. Kami ingin para warga binaan memiliki bekal agama yang kuat saat kembali ke masyarakat nanti,” katanya.
Rencana pembentukan pesantren di lapas ini sebagai bukti sinergi antara Lapas, MUI, dan Baznas. Diharapkan ini menjadi wadah dan langkah nyata dalam mencetak insan pemasyarakatan yang berakhlak mulia dan bermanfaat bagi bangsa.
Dia juga berpesan kepada para WBP di Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang pentingnya sikap sabar dan syukur dalam menghadapi ujian masa pidana.
“WBP diminta untuk tetap bersyukur atas nikmat kesehatan dan memanfaatkan waktu di dalam Lapas untuk memperbaiki diri,” ucapnya.
Penulis:Hasura
Editor :Redaksi













