Nelayan Bintan Tewas Disambar Petir

Anggota Polsek Bintan Utara saat memintai keterangan dari saksi dan warga atas tewasnya Wahab, warga Desa Sebong Lagoi.
Anggota Polsek Bintan Utara saat memintai keterangan dari saksi dan warga atas tewasnya Wahab, warga Desa Sebong Lagoi.

PRESMEDIA.ID,Bintan- Sebuah Kapal Nelayan Desa Sebong Lagoi yang ditumpangi 2 orang disambar petir saat melaut di depan Perairan Lagoi Kecamatan Teluk Sebong, Rabu (20/11/2019) pagi.

Akibat musibah itu, satu orang nelayan bernama Wahab (50) dinyatakan tewas.

Kapolsek Bintan Utara, Kompol Arbaridi Jumhur mengatakan sekitar pukul 08.00 WIB tadi Wahap (50) dan Burahhman (42) menumpangi kapal kayu untuk pergi memancing di depan Perairan Bintan Lagoon Resort (BLR).

�Jadi 2 nelayan ini mancing. Mereka sempat berpindah-pindah lokasi untuk mencari posisi yang banyak ikannya. Tapi masih di depan perairan BLR,�ujar Jumhur.

Sekitar pukul 8.50 WIB atau 50 menit kemudian, tiba-tiba saja gemuruh petir menggelegar. Secara spontan, salah satu nelayan yaitu Burahhman menunduk dan mendengarkan suara dentuman keras menyambar bagian belakang kapalnya.

Ketika Burahhman menoleh ke arah belakang, melihat kondisi Wahap sudah terbaring dan mulutnya mengeluarkan darah. Lalu dia mendekat dan melihat bagian belakang tubuh korban mengalami luka bakar.

�Mengetahui petir menyambar rekannya (korban) lalu saksi (Burrahman) langsung menghubungi pihak keluarga untuk dijemput menggunakan speedboat,�jelasnya.

Setelah dijemput, korban langsung dilarikan ke Puskesmas Teluksebong yang berada di Sebong Lagoi. Ketika diperiksa, pihak puskesmas menyatakan korban sudah meninggal dunia.

Kemudian pihak keluarga bersama kepolisian membawa jenazah korban ke rumah duka di Jalan Jambu RT 004 RW 003 Desa Sebong Lagoi, Kecamatan Teluksebong.

�Kami sudah melakukan olah TKP dan kami juga tak henti mengimbau kepada seluruh masyarakat dan nelayan untuk tetap memperhatikan cuaca serta alat keselamatan saat melaut,�sebutnya.

Penulis: Hasura