Progres Pembangunan 38 RTLH di Bintan Capai 85,72 Persen

Kepala Dinas Perkim Bintan Mohammad Irzan mengecek progres pembangunan RTLH di Bintan.(Foto-Hasura)
Kepala Dinas Perkim Bintan Mohammad Irzan mengecek progres pembangunan RTLH di Bintan.(Foto-Hasura)

PRESMEDIA.ID– Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Bintan terus mempercepat penyelesaian pembangunan 38 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang ditargetkan rampung pada akhir tahun.

Program tersebut tersebar di tujuh kecamatan dan menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menyediakan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Kepala Dinas Perkim Bintan, Mohammad Irzan, menyampaikan bahwa progres pembangunan RTLH hingga 24 November 2025 telah mencapai 85,72 persen.

“Program RTLH ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan hunian layak bagi keluarga yang membutuhkan,” ujar Irzan, Rabu (26/11/2025).

Dengan sisa progres sebesar 14,28 persen, Irzan optimistis seluruh pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu pada Desember 2025.

“Capaian ini merupakan hasil kerja terencana, kolaboratif, dan berkesinambungan antara Bupati Bintan Roby Kurniawan, stakeholder terkait, dan dukungan masyarakat,” lanjutnya.

Anggaran Pembangunan 38 RTLH Tahun 2025

Irzan menjelaskan bahwa total anggaran untuk pembangunan 38 RTLH tersebut mencapai Rp1.332.000.000, yang bersumber dari APBD Bintan 2025. Rinciannya meliputi:
5 unit rumah baru dengan dana Rp300.000.000
14 unit renovasi berat – Rp546.000.000
16 unit peningkatan kualitas (perbaikan sedang)-Rp432.000.000
3 unit renovasi ringan – Rp54.000.000

Adapun lokasi pembangunan tersebar di tujuh kecamatan, berada di
Gunung Kijang, Teluk Bintan, Teluk Sebong, Bintan Timur, Bintan Utara, Toapaya, dan Bintan Pesisir.

Sejak 2017, Bintan Sudah Bangun 1.305 Unit RTLH

Program RTLH di Kabupaten Bintan telah berjalan sejak 2017. Selama sembilan tahun pelaksanaan, Perkim Bintan mencatat 1.305 unit RTLH berhasil dibangun di 10 kecamatan.

Irzan menjelaskan, pada periode 2017–2021, pembangunan RTLH didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian PUPR sebanyak 1.154 unit dengan total anggaran Rp19.995.750.000.

Sementara pada periode 2022–2025, pembangunan dialihkan ke Dinas Perkim Bintan melalui APBD, dengan total 151 unit dan anggaran Rp3.874.500.000.

“Secara keseluruhan, dari 2017 hingga 2025, sudah terbangun 1.305 unit RTLH dengan total anggaran Rp23.870.250.000,” jelasnya.

Komitmen Perkim Bintan di Masa Mendatang

Irzan menegaskan Dinas Perkim Bintan akan terus memperluas jangkauan layanan melalui, peningkatan kolaborasi multipihak, pemanfaatan sistem digital seperti SIPERKIM untuk pendataan dan penyaluran bantuan, percepatan pelaksanaan rehabilitasi RTLH bagi keluarga prasejahtera.

“Kami berharap dukungan seluruh pihak agar program ini terus berlanjut dan memberikan dampak yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat. Bersama kita wujudkan Bintan Juara melalui permukiman yang tertata,” tutupnya.

Penulis:Hasura
Editor :Redaksi