
PRESMEDIA.ID – Realisasi retribusi parkir kota Tanjungpinang tahun 2024 tidak mencapai target. Kepala Dinas Perhubungan Kota Tanjungpinang salahkan juru parkir.
Dari Rp3 miliar target parkir Dinas Perhubungan kota Tanjungpinang tahun 2024, yang tercapai hanya Rp1.768.837.500, atau 59 persen.
Plt.Kepala UPTD Perparkiran Dishub Tanjungpinang, Abdurrahman Djou, mengatakan, angka tersebut masih jauh dari harapan dan hanya 59 persen dari target Rp 3 miliar.
Abdulrahman beralasan, beberapa kendala tidak tercapainya target retribusi parkir itu disebabkan kinerja juru parkir (jukir) yang tidak konsistensi membayar setoran retribusi setiap hari.
“Mereka (Juru Parkir-ref) tidak konsisten dalam pembayaran serta penyetoran retribusi parkir setiap hari,” jelasnya.
Saat ini lanjut dia, Dinas Perhubungan Tanjungpinang memiliki sebanyak 175 jukir yang tersebar di 175 titik parkir. Pengawasan dilakukan secara rutin dan melalui inspeksi langsung ke lapangan.
“Jukir ada yang membayarkan Rp50 ribu hingga Rp 200 ribu per hari, tergantung potensi di lokasi masing-masing,” tambahnya.
Abdurrahman juga menyebutkan bahwa setoran retribusi parkir tertinggi berasal dari parkiran Mr.Blitz, yang mencapai Rp 250 ribu per hari.
Saat ini lanjut dia, pemko Tanjungpinang melakukan evaluasi dan mencari potensi penambahan titik parkir terutama dengan melihat fluktuasi volume parkir.
“Saat ini, ada satu titik parkir baru yang sedang dikelola,” ujarnya.
Target Parkir 2025 Naik 10-20 Persen dari 2024
Selain itu, Abdulrahman Rjou juga mengatakan, kendati pada 2024 target parkir tidak tercapai, Namun Pihaknya tetap menaikan 10-20 persen target parkir pada 2025 ini.
Dinas perhubungan katanya, akan memperhitungkan keseimbangan belanja dengan APBD-P 2025.
“Target 2024 diproyeksikan naik secara rasional sebesar 10 hingga 20 persen dari target tahun lalu,” katanya.
Penulis: Roland
Editor : Redaktur












