
PRESMEDIA.ID– Seorang pelajar di Kabupaten Bintan mengalami luka parah setelah sepeda motor yang dikendarainya ditabrak mobil Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi di Jalan Nusantara Kilometer 20, Kecamatan Bintan Timur, pada Kamis (5/3/2026).
Insiden ini bahkan terekam kamera CCTV dan videonya sempat beredar luas di media sosial.
Kasi Humas Polres Bintan, AKP Hotma Panusuna Bako, membenarkan adanya kecelakaan yang melibatkan mobil box SPPG-MBG dengan sepeda motor Honda Beat.
Menurutnya, kasus tersebut saat ini sedang ditangani oleh Satlantas Polres Bintan.
“Perkara ini sudah ditangani dan diselidiki oleh Satlantas Polres Bintan. Kedua kendaraan yang terlibat juga telah diamankan di Polsek Bintan Timur,” ujarnya.
Motor Pelajar Tersambar Mobil Saat Hendak Menyeberang
Berdasarkan kronologi awal yang dihimpun pihak kepolisian, kecelakaan bermula ketika mobil box SPPG-MBG yang dikemudikan pria berinisial A melaju dari arah Km 18 menuju Jalan Nusantara Km 20.
Pada saat yang bersamaan, sepeda motor Honda Beat yang dikendarai seorang pelajar perempuan berinisial AR keluar dari sebuah gang dan hendak menyeberang jalan.
Namun nahas, saat mencoba menyeberang, motor yang dikendarai pelajar tersebut langsung tersambar mobil SPPG yang melaju cukup kencang hingga korban sempat terseret.
Setelah kejadian, korban yang mengalami luka langsung dilarikan ke RSUD Bintan untuk mendapatkan penanganan medis.
Selain menyebabkan korban luka, kecelakaan tersebut juga menimbulkan kerugian materi sekitar Rp1 juta.
Kondisi Korban: Sempat Tidak Sadar dan Mengalami Patah Tangan
Direktur RSUD Bintan, dr. Tony Masruri, membenarkan adanya korban kecelakaan yang dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit tersebut.
Menurutnya, saat pertama kali tiba di rumah sakit, korban sempat tidak sadarkan diri. Namun setelah mendapatkan penanganan medis, kondisi korban mulai membaik dan sudah sadar.
“Hasil pemeriksaan menunjukkan korban mengalami patah pada bagian tangan, sementara di bagian tubuh lain hanya terdapat luka lecet,” jelasnya.
Untuk penanganan lebih lanjut, korban kemudian dirujuk ke RSUP Raja Ahmad Thabib Tanjungpinang.
Penulis:Hasura
Editor :Redaksi












