Terpengaruh Wabah Covid-19 Peserta Tour de Bintan Menurun

Kepala Dinas Parewisata dan BUdaya Bintan Wan Rudi
Kepala Dinas Parewisata dan BUdaya Bintan Wan Rudi.

PRESMEDIA.ID,Bintan- Terpengaruh virus Corona (Covid-19) yang mewabah di beberapa negara termasuk Indonesia. Partisipasi peserta balap sepeda dalam Iven Tour de Bintan yang akan digelar 27 sampai dengan 29 Maret 2020 di Bintan mengalami penurunan 25-30 persen dibandingkan tahun lalu.

Kepala dinas Parewisata dan kebudayaan Bintan Wan Rudi mengatakan, Hal itu disebabkan masih banyak komunitas, club maupun atlit sepeda diberbagai negara kawatir dengan penyakit yang telah mewabah dari Wuhan, Cina.

�Tahun lalu, peserta yang ikut iven ini mencapai 1.200 orang dari 23 negara. Kalau tahun ini catatan akhir baru 854 orang yang daftar. Tapi pendaftaraan masih dibuka jadi kemungkinan akan ada penambahan peserta,”ujar Wan Rudi, Kamis (12/3/2020).

Dari 854 orang yang mendaftar di TdB 2020 ini sebanyak 125 orang merupakan peserta wanita dan 729 orang merupakan peserta pria. Mereka berasal dari 28 negara yang mewakili 41 kewarganegaraan.

Peserta yang paling banyak mendaftar berasal dari Singapura. Disusul Indonesia, Hongkong, Malaysia, Australia, China, Japan, Jerman, India, dan Pilipina.

�Para peserta dari mancanegara akan masuk ke Bintan melalui Singapura. Setelah lulus dari negara yang superketat pemeriksaannya itu mereka akan sampai ke Bintan. Jadi kesehatan mereka dan barang bawaan mereka terjamin,� jelasnya.

Iven itu juga diikuti 10 club sepeda ternama di dunia antara lain Anza ada 42 orang, Team Garcia ada 26 orang, Integrated Riding Racing Team ada 25 orang, Mighty Riders Specialized Roval Mavericks ada 23 orang, Greyhounds ada 21 orang, S & S Cycling Team ada 12 orang.

Sleain itu ada juga dari Club Matador Racing Rapha ada 11 orang, MetaSport ada 8 orang, Roval Racing ada 8 orang, Alied World Treknology3 ada 7 orang, dan Paco Tora-Concap Team ada 7 orang.

“Sebanyak 95 persen diantara mereka merupakan Pembapal sepeda. Termasuk dari 10 club sepeda ternama di dunia,� katanya.

Penulis:Hasura.