
PRESMEDIA.ID, Bintan – Warga Somalia yang merupakan Imigran pencari suaka, menertibkan Alat Peraga Sosialisasi (APS) baliho bakal calon legislatif (Bacaleg) Gokar dan sejumlah Parpol lainnya di Bintan, Senin (30/10/2023).
Pantauan di lokasi, warga Somalia dengan perawakan tinggi itu, terlihat memanjat sebuah papan reklame dengan ketinggian 8-10 meter untuk menurunkan sebuah spanduk bacaleg partai Golkar di kilometer 16 Kecamatan Toapaya Bintan.
Dengan hanya bertumpu pada tiang papan reklame dan tidak dilengkapi dengan alat pengaman, warga Somalia pencari suaka ini terlihat berada di puncak papan reklame.
Aksi WNA ini pun menjadi tontonan warga dan pengendara yang melintas.
Terkait dengan keterlibatan warga Somalia menertibkan spanduk Bacaleg Parpol di Bintan ini, Anggota Bawaslu Bintan Bambang mengatakan, pihaknya tidak mengetahui dan  tidak melibatkan WNA pencari suaka tersebut melakukan penertiban APS Bacaleg.
“Tidak ada (Warga Somalia-red) ikut menertibkan APS,” ujarnya Senin (30/10/2023)
Namun demikian, Bambang mengaku, ada tim dari Bacaleg juga yang ikut menurunkan spanduk atau baliho milik bacaleg yang mereka dukung.
Dan hal itu menurutnya tidak masalah, karena memang Bawaslu Bintan juga menghimbau agar Parpol mencabut dan menertibkan APS Bacaleg parpolnya yang terpasang.
Namun demikian, Bawaslu disebut, tidak mengetahui jika penurunan APS itu ada bacaleg yang melibatkan warga imigran dari Somalia.
“Dari jajaran Bawaslu Bintan memang juga melibatkan Panwascam dan PKD se-Kabupaten Bintan. Dari KPU yang turun PPK nya lalu untuk instansi pemerintah ada Satpol PP, Dinas Perkim, Kesbangpol, TNI dan Polri. Kalau imigran tidak ada,” jelasnya.
Sementara itu, Perwakilan United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) di Tanjungpinang Melisa Sidabutar, mengatakan informasi Warga Pencari Suaka ikut menurunkan APS di Bintan itu sudah diterima.
Saat ini lanjutnya, Pihaknya sedang mengkoordinasikan masalah tersebut dengan Satgas PPLN Bintan melalui Kesbangpol Bintan.
“Terimakasih infonya, ini kami masih  koordinasi dengan Satgas PPLN melalui Kesbangpol Bintan terkait hal ini. Kita masih menunggu informasi dan kelanjutan terkait hal ini,” sebutnya.
Sementara itu, Ketua Satgas Penanganan Pengungsi Luar Negeri (PPLN) Bintan Lukman, mengakui jika pria yang akan menurunkan APS itu adalah imigran asal Somalia.
Hal itu, dipastikan dari hasil pengecekan dari tempat pengungsian Bhadra Resort.
“Iya sudah dipastikan memang imigran dari Somalia,” katanya.
Dan atas hal itu, Kesambangpol Bintan lanjutnya, akan menanyakan hal tersebut ke imigran terkait. Demikian juga, Â mencari tau pihak yang menyuruh imigran asal Somalia itu.
“Saya belum tau kronologinya. Namun saya akan cari tahu juga ke pihak yang punya APS,” ucapnya.
Penulis :Hasura
Editor  :Redaksi
Sanggahan, koreksi, atau Hak Jawab sesuai UU Pers No. 40/1999 melalui email Redaksi presmedia.id: redaksi.presmed@gmail.com












