
PRESMEDIA.ID – Bupati Bintan Roby Kurniawan memutuskan meliburkan seluruh sekolah di Kabupaten Bintan selama tiga hari akibat kabut asap yang semakin tebal. Keputusan itu diambil dalam rapat koordinasi seluruh instansi di Media Center Kantor Bupati Bintan, Senin (14/10/2026).
Kabut asap yang semakin tebal membuat jarak pandang terbatas dan mengancam kesehatan warga.
“Sudah diputuskan tadi untuk meliburkan seluruh sekolahan di Kabupaten Bintan,” ujar Roby usai rapat.
Libur berlaku untuk seluruh jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, TK, SD, hingga SMP, selama tiga hari sambil melihat perkembangan kondisi cuaca.
Surat edaran terkait libur sekolah akan disebarkan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Bintan ke seluruh satuan pendidikan.
“Tiga hari libur sekolah. Lihat kondisinya nanti jika kabut asap semakin tebal akan kita koordinasikan lagi,” katanya.
Kepala Disdik Bintan Nafriyon membenarkan keputusan meliburkan kegiatan sekolah tersebut. Ia menyebutkan pembelajaran tetap dilaksanakan melalui daring selama masa libur.
“Kondisi udara saat ini sudah masuk dalam tidak sehat karena asap sudah semakin tebal. Jadi telah diputuskan oleh pimpinan agar dilaksanakan sekolah daring selama tiga hari,” sebut Nafriyon.
Keputusan sekolah daring itu juga merujuk pada data BMKG yang menyebut kondisi udara di Bintan sudah tidak sehat.
Sebagian guru diberlakukan bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH), sementara sebagian lainnya tetap masuk dengan jadwal piket bergantian karena masih ada tugas yang harus dilaksanakan guru dan tenaga tata usaha (TU).
“Sementara 3 hari. Nanti akan kita sampaikan hasil evaluasi jika kondisi udara masih tidak memungkinkan,” ujar Nafriyon.
“Kalau guru WFH sebagiannya dan juga ada yang masuk. Ada sistem piketlah,” imbuhnya.
Penulis Hasura
Editor Redaksi
Sanggahan, koreksi, atau Hak Jawab sesuai UU Pers No. 40/1999 melalui email Redaksi presmedia.id: redaksi.presmed@gmail.com












