
PRESMEDIA.ID, Jakarta – Sejumlah ahli telah mengungkap bahwa frekuensi buang air kecil yang normal adalah sekitar 4-8 kali sehari. Namun, terlalu sering buang air kecil, atau poliuria, bisa menjadi gejala dari beberapa kondisi kesehatan yang bermasalah.
Di bawah ini adalah beberapa gejala penyakit yang ditandai dengan sering buang air kecil, seperti yang dilansir dari PMJNews.com:
- Diabetes Mellitus
Poliuria adalah salah satu gejala umum pada diabetes tipe 1 dan tipe 2. Kondisi ini terjadi ketika kadar gula darah yang tinggi merusak kemampuan tubuh untuk mengendalikan kadar cairan. Akibatnya, ginjal memproduksi lebih banyak urine untuk menghilangkan kelebihan gula dalam tubuh.
- Infeksi Saluran Kemih (ISK)
Infeksi saluran kemih (ISK) dapat menyebabkan sering buang air kecil. Bakteri yang masuk ke saluran kemih dapat mengiritasi kandung kemih, yang mengakibatkan dorongan untuk buang air kecil yang lebih sering.
- Sembelit
Sembelit dapat membuat usus menjadi penuh dan mendorong kandung kemih ke bawah, sehingga penderitanya sering buang air kecil. Dalam jangka panjang, sembelit juga dapat melemahkan otot-otot panggul yang mengontrol usus dan kandung kemih.
- Gangguan Prostat
Pembesaran prostat dapat mendorong uretra (saluran yang mengeluarkan urine dari tubuh), yang menghambat aliran urine. Hal ini dapat menyebabkan iritasi pada dinding kandung kemih karena kondisi tersebut.
Sebagai hasilnya, kandung kemih dapat berkontraksi bahkan ketika hanya sedikit urine yang terkumpul, yang mengakibatkan seringnya keinginan untuk buang air kecil.
- Batu Ginjal
Sering buang air kecil juga bisa menjadi gejala batu ginjal. Selain sering buang air kecil, gejala lain pada penderita batu ginjal meliputi mual, muntah, sakit perut bagian bawah, adanya darah dalam urine, dan urine yang berubah menjadi keruh.
Penting untuk diingat bahwa gejala buang air kecil yang sering ini dapat menjadi tanda dari berbagai kondisi kesehatan.
Jika Anda mengalami perubahan drastis dalam frekuensi buang air kecil atau mengalami gejala tambahan yang mengkhawatirkan, segeralah berkonsultasi dengan profesional medis untuk diagnosis dan perawatan yang tepat.
Penulis: Presmedia
Editor : Albet













