Hardiknas Tingkat Provinsi Kepri, Ansar Ajak Masyarakat Melompat ke Masa Depan Dengan Merdeka Belajar

Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Provinsi Kepri, 665 tenaga pendidik bersama 20 tenaga kesehatan menerima SK dari Gubernur Kepri.
Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Provinsi Kepri, 665 tenaga pendidik bersama 20 tenaga kesehatan menerima SK dari Gubernur Kepri.

PRESMEDIA.ID, Batam – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tingkat Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2024 diperingati dengan Upacara Bendera di Lapangan Cipta Grand City Sagulung, Kota Batam, Kamis (2/5/2024).

Upacara Hardiknas ini, dipimpin langsung Gubernur Kepri Ansar Ahmad sebagai Inspektur upacara, dan diikuti ribuan peserta baik peserta didik, tenaga pendidik dan kependidikan baik SMA/SMK/SLB, pimpinan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan Tokoh pendidikan di provinsi Kepri.

Gubernur Ansar dalam kesempatan itu, membacakan amanat Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) RI, Nadiem Anwar Makarim.

Dalam amanahnya, (Mendikbud Ristek) RI mengajak, agar semua insan pendidikan terus melompat, membawa Indonesia ke masa depan yang lebih baik dengan pembelajaran Kurikulum Merdeka Belajar.

“Lima tahun terakhir ini adalah waktu yang sangat mengesankan dalam perjalanan kami di Kemendikbud Ristek, karena menjadi pemimpin dari gerakan Merdeka Belajar,” kata Nadiem.

Melalui Kurikulum ini, Menristekdikti juga menyebut, semakin menyadarkan Kementerian Pendidikan, akan tantangan dan kesempatan dalam memajukan pendidikan di Indonesia.

“Bukan hal yang mudah, untuk mentransformasi sebuah sistem yang sangat besar. Dan juga bukan tugas yang sederhana untuk mengubah perspektif tentang proses pembelajaran,” katanya.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat menyerahkan SK Tenaga Pendidik di Provinsi Kepri.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat menyerahkan SK Tenaga Pendidik di Provinsi Kepri.

Apalagi lanjutnya, awal perjalanan, membuat perubahan butuh perjuangan, rasa tidak nyaman menyertai setiap langkah perbaikan dan kemajuan.

“Bahkan ketika langkah dimulai serempak, Indonesia dihadapkan dengan tantangan yang tak pernah terbayangkan yakni pandemi, yang dampaknya mengubah proses belajar mengajar dan cara hidup secara drastis,” katanya.

Namun dengan bergotong-royong, SDM Pendidikan RI dapat berjuang untuk pulih dan bangkit kembali menjadi jauh lebih kuat dengan melewati angin kencang dan karang yang tinggi bersama.

Saat ini kata Ansar, perubahan yang terjadi sudah mulai dirasakan, digerakkan bersama-sama dengan langkah yang serempak dan serentak.

“Wajah baru pendidikan dan kebudayaan Indonesia sedang dibangun bersama dengan gerakan Merdeka Belajar. Bahkan kita sudah mendengar lagi anak-anak Indonesia berani bermimpi karena mereka merasa merdeka saat belajar di kelas,” ujarnya.

Kita juga sudah melihat, guru-guru yang berani mencoba hal-hal baru karena mereka mendapatkan kepercayaan untuk mengenal dan menilai murid-muridnya” kata Gubernur Ansar.

Kini dari semua yang sudah diupayakan, harus dilanjutkan sebagai perjalanan ke arah perwujudan sekolah yang dicita-citakan.

Gubernur Kepri bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) dan siswa penerima Piagam penghargaan pada Hari Pendidikan Nasional tingkat provinsi Kepri.
Gubernur Kepri bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) dan siswa penerima Piagam penghargaan pada Hari Pendidikan Nasional tingkat provinsi Kepri.

Waktu yang bergulir membawa pada akhir masa pengabdian Menteri Nadiem sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

“Namun, ini bukanlah titik akhir dari gerakan Merdeka Belajar. Dengan penuh ketulusan, saya ucapkan terima kasih banyak atas perjuangan yang Ibu dan Bapak lakukan. Saya juga titipkan Merdeka Belajar kepada anda semua, para penggerak perubahan yang tidak mengenal kata menyerah untuk membawa Indonesia makin baik lagi” tutupnya.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan secara simbolis SK-PPPK kepada perwakilan guru SMAN/SMK/SLB dan juga SK kepada tenaga kesehatan.
Sebanyak 665 tenaga pendidik bersama 20 tenaga kesehatan menerima SK dari Gubernur.

Selain itu, juga diberikan piagam penghargaan kepada siswa berprestasi tahun 2024, dan penghargaan pada guru berprestasi, sekolah penerima adiwiyata, penghargaan kepada tokoh industri.

Demikian juga penyerahan bantuan personil peserta didik hingga penyerahan secara simbolis seragam pendidikan kepada siswa SMA/SMK/SLB se Kepri.

Penulis: Presmedia
Editor  : Redaksi