HM.Rudi dan Aunur Rafiq Bacakan Sumpah Setia Melayu, Sejahterakan Masyarakat Kepri di Hadapan Zuriat Raja Penyengat

Pasangan calon Gubernur dan wakil Gubernur HM.Rudi-Aunur Rofiq menyatakan Sumpah Setia Melayu, Sejahterakan Masyarakat Kepri di Hadapan Zuriat Raja Penyengat. (Foto: Wido S/Presmedia)
Pasangan calon Gubernur dan wakil Gubernur HM.Rudi-Aunur Rofiq menyatakan Sumpah Setia Melayu, Sejahterakan Masyarakat Kepri di Hadapan Zuriat Raja Penyengat. (Foto: Wido S/Presmedia)

PRESMEDIA.ID – Pada Hari Pahlawan Nasional, pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), HM.Rudi dan Aunur Rafiq, berziarah ke makam tokoh besar Melayu, Raja Hamidah atau Engku Putri, Raja Ali Haji, dan Raja Haji Fisabilillah di Pulau Penyengat, Tanjungpinang, Minggu (10/11/2024).

Usai melaksanakan ziarah ini, pasangan calon nomor urut 2, HM Rudi dan Aunur Rafiq, juga menghadiri acara Sumpah Setia Melayu yang digelar zuriat dan para Raja Penyengat serta tokoh-tokoh penting lainnya.

Melalui sumpah setia ini, HM Rudi dan Aunur Rafiq menegaskan komitmen mereka untuk melestarikan adat, budaya, dan resam Melayu, memajukan daerah, menjaga persatuan, serta menciptakan keadilan dan kesejahteraan bagi masyarakat Melayu dan seluruh rakyat Provinsi Kepri.

“Kami berkomitmen untuk melestarikan budaya, memajukan daerah, menjaga persatuan, serta menciptakan keadilan dan kesejahteraan bagi masyarakat Melayu dan seluruh rakyat Kepri,” ungkap HM Rudi.

Pembacaan sumpah ini mendapat sambutan meriah dan dukungan dari masyarakat yang hadir, menciptakan suasana hikmat dan penuh haru.

Pasangan calon Gubernur dan wakil Gubernur HM.Rudi-Aunur Rofiq saat melaksanakan ziarah ke makam Raja Hamidah atau Engku Putri, Raja Ali Haji, dan Raja Haji Fisabilillah di Pulau Penyengat. (Foto: Wido S/Presmedia)
Pasangan calon Gubernur dan wakil Gubernur HM.Rudi-Aunur Rofiq saat melaksanakan ziarah ke makam Raja Hamidah atau Engku Putri, Raja Ali Haji, dan Raja Haji Fisabilillah di Pulau Penyengat. (Foto: Wido S/Presmedia)

Sumpah Setia Melayu Tonggak Sejarah Peradaban Melayu di Kepri

Sumpah Setia Melayu yang diucapkan Rudi-Rafiq menjadi bagian dari sejarah yang mengikat bangsa Melayu dan akan terus dikenang.

Peristiwa ini, menjadi tonggak penting yang menginspirasi pemimpin dan rakyat Melayu untuk melestarikan budaya, membangun daerah, serta meraih pencapaian yang lebih gemilang di masa depan.

Tokoh keturunan Raja Penyengat, Raja Malik mengatakan Sumpah ini menjadi tonggak sejarah mengulang kembali ikrar bersejarah Sumpah Setia Sang Sapurba dan Melayu-Bugis, yang kini kembali bergema di Pulau Penyengat.

Dalam prosesi yang khidmat ini, kata Raja Malik, masyarakat, kerabat, dan pendukung, turut menyaksikan serta memberi dukungan penuh atas sumpah yang diucapkan Rudi dan Rafiq.

“Mereka berharap pasangan ini dapat menjadi pemimpin bijaksana yang mengedepankan persatuan dan kesejahteraan rakyat, sebagaimana filosofi “Mata hitam dan mata putih yang tidak terpisahkan,” ujarnya.

Penulis: Presmedia
Editor : Redaksi