
PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang- Karantina melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Kepulauan Riau (Kepri) mengatakan, akan lebih memperketat pemasukan hewan Kurban melalui pengwasan secara prosedural, tehadap hewan ternak menjelang Idul Adha 2026 di Tanjungpinang.
Penanggungjawab Satpel Bandara RHF BKHIT Kepri, Dorisman, mengatakan, mayoritas pasokan hewan kurban ke Tanjungpinang datang dari Lampung Tengah melalui jalur laut Kuala Tungkal menggunakan kapal Roro.
“Rata-rata pasokan dari Sumatra daratan dikirim ke Tanjungpinang melalui Kuala Tungkal. Sejauh ini masih aman,”katanya, Kamis (30/4/2026).
BKHIT Kepri mengatakana, Pihaknya akan terus memperketat dengan melakukn pengawasan di tiga titik utama, yakni Pelabuhan Tanjung Unggat dan Dompak di Tanjungpinang, serta satu pelabuhan di Kabupaten Bintan.
Pemeriksaan lanjutnya, akan dilakukan secara prosedur yang diawali dengan pemeriksaan dokumen, inspeksi fisik alat angkut, hingga pengambilan sampel laboratorium ulang.
“ Karantina asal sudah uji lab PMK dan Brucellosis, tiba di sini kami cek ulang untuk memastikan kondisinya tetap aman sebelum didistribusikan,” ungkapnya.
Ia menyampaikan pasokan hewan ternak juga didatangkan dari Kepulauan Anambas dan Natuna.
Petugas memberikan perhatian khusus pada penyakit Mulut dan Kuku (PMK) agar tidak terjadi penyebaran wabah di daerah tujuan konsumsi.
“Kami mewaspadai PMK, sehingga seluruh hewan wajib negatif hasil uji laboratorium agar tidak menimbulkan penyebaran di daerah tujuan,”pungkasnya.
Penulis:Roland
Editor :Redaktur













