
PRESMEDIA.ID, Bintan – Bupati Bintan Roby Kurniawan merombak dan menonaktifkan Plt.Direktur dan sejumlah pejabat RSUD Bintan. Pemberhentiaan ini, buntut dari buruk dan banyaknya keluhan masyarakat terhadap pelayanan di RSUD plat merah itu.
Atas pergantian dirut dan sejumlah pejabat di RSUD Bintan ini, Warga di Bintan pun memiliki berharap besar akan ada perobahan pelayanan, khususnya mengenai ketersedian obat bagi warga kurang mampu yang berobat di RSUD pemerintah itu.
Nur salah seorang warga Kelurahan Gunung Lengkuas mengatakan, selama ini dia rutin berobat dan memeriksakan kesehatannya ke RSUD milik pemerintah Bintan itu. Namun setelah diperiksa, obat yang dibutuhkan selalu tidak diberikan secara maksimal.
“Saya rutin setiap bulan berobat. Tapi setelah dokter kasih resep dan nebus obat di apotik rumah sakit. Hanya sebagian yang diberikan, sementara beberapa obat kosong dan diminta agar dibeli di apotik,” ujar wanita berusia 53 tahun ini Senin (22/5/2023).
Pihak RSUD lanjutnya, selalu menyuruh beli di apotik luar, karena di apotik RSUD itu, kataya kosong.
Hal lanjutnya, sangat memberatkan, karena tidak ada uang untuk beli. Padahal, sebelum-sebelumnya selalu diberikan dengan gratis.
“Mereka (pihak rumah sakit) selalu bilang obat kosong. Kalau mau obat harus nunggu beberapa hari dan kalau tidak mau menunggu disuruh beli sendiri di apotik di luar rumah sakit,” jelasnya.
Atas hal itu, wanita tiga anak ini berharap, pihak rumah sakit dapat memberikan pelayanan kesehatan seperti dulu, dengan pelayanan yang maksimal dan bagus serta ketersediaan obat ada, dan pasien tidak perlu lagi mencari di apotik lain yang harus mengeluarkan uang.
“Dari dulu kan berobat gratis. Mulai dari pemeriksaan kesehatan, obat yang dibutuhkan selalu terjamin. Kami selaku warga kurang mampu menginginkan ini kembali,” katanya.
Hal yang sama, juga dikayaka warga lain, La Badi, pria yang mengaku pernah membawa anaknya berobat ke RSUD Bintan ini, juga sempat mengeluhkan pelayanan RSUD yang tidak sigap dan respondsip (responcepat-red), memberikan layana pada pasien yang “sekarat” dan dibawa ke IGD.
“Harusnya, mereka (Dokter dan perawat) di RSUD sebagai profesi pahlawan kemanusian, memberi empati dan respond cepat pada warga yang sekarat. Demikian juga dalam memberi penjelasan tentang penyakit dan penganangan yang dilakukan terhadap Pasien. Sehingga masyarakat yang berobat juga tenang dan paham,” sebutnya.
Sebab kata La Badi, tidak ada satu orang-pun warga yang mau sakit dan datang ke RS bila tidak terpaksa. Oleh karena itu, pelayanan pihak rumah sakit yang ramah dan baik, akan menjadi “obat” pertama yang diterima warga sebelum diperiksa.
Atas keluhan dan pendapat warga mengeni layanan RSUD Bintan ini, Bupati Bintan Roby Kurniawan pun meminta, agar Direktur RSUD Bintan beserta jajaran manajemennya yang baru, dapat merobah pelayanan RSUD Bintan, serta menyelesaikan sejumlah permasalahan yang dikeluhkan masyarakat.
“Kita minta dirut dan manajemen RSUD Bintan yang baru, agar segera merobah itu dan menyelesaikan masalah yang dikeluhkan masyarakat disana. Jika masih main-main dan masyarakat masih mengeluhkan, maka kinerja Dirut yang baru juga akan dievaluasi,” tegasnya.
Roby juga mengatakan, dua masalah pelayanan di RSUD Bintan, yaitu masalah pendaftaran dan administrasi yang lamban serta masalah obat-obatan, merupakan hal utama yang diminta diselesaikan dirut dan Jajaran RSUD Bintan itu.
“Dua masalah itu harus bisa segera diatasi. Kami berikan amanah ini ke pejabat yang baru dan jagalah amanah ini,” ucapnya.
Menanggapi arahan Bupati Bintan itu, Direktur RSUD Bintan dr.Bambang mengatakan, Dia akan menjaga amanah yang diberikan Bupati Bintan serta berjanji akan segera mencari solusi untuk menyelesaikan permasalahan yang dikeluhkan masyarakat di RSUD Bintan itu.
“Pelayanan harus kita utamakan. Kami akan cari solusi segera untuk memperbaiki semuanya. Termasuk pelayanan dan pengadaan obat,†katanya.
Berita Sebelumnya :
- Layanan Online Tidak Berfungsi, Bupati Bintan Sidak RSUD dan Baca Surat “Cinta†Pasien
- Bupati Roby Kesal dan Kecewa Terhadap Pelayanan RSUD Bintan
- Buntut Pelayanan Buruk, Roby Ganti Dirut RSUD Bintan dan 8 Pejabat Lainya, Ini Nama-namanya
Penulis: Hasura
Editor : Redaktur












