
PRESMEDIA.ID– Sebanyak 19 guru ditetepakan akan mulai mengajar di Sekolah Rakyat (SR) Tanjungpinang yang akan resmi beroperasi 30 September 2025 mendatang.
Sekolah Rakyat Tanjungpinang sementara berlokasi di eks SMPN 15, Jalan Ir. Juanda, Kota Tanjungpinang dengan menampung siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA sederajat.
Model pendidikan yang diterapkan berbasis boarding school (asrama) dengan fasilitas lengkap.
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menjelaskan pada tahap awal terdapat 100 siswa yang diterima dengan rincian, SD sebanyak 50 siswa, SMP sebanyak 25 siswa dan SMA sederajat sebanyak 25 siswa.
Untuk mendukung proses belajar, ditunjuk 1 kepala sekolah dan 19 guru yang akan mengajar di SR.
“Seluruh guru sudah ditetapkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos RI). Guru berstatus PNS Pemko Tanjungpinang juga dapat dipindahkan untuk mengajar di SR,” ujar Lis, Rabu (17/9/2025).
Kurikulum dan Asrama Sekolah Rakyat
Lis menjelaskan, kurikulum Sekolah Rakyat berfokus pada kemandirian pelajar, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Semua siswa dan guru diwajibkan tinggal di asrama, dengan ketentuan seragam sebanyak delapan jenis.
“Fasilitas yang tersedia meliputi ruang belajar, sarana olahraga, tempat ibadah, hingga fasilitas pendukung lainnya,” tambahnya.
Sekolah Rakyat Tanjungpinang hadir untuk membantu masyarakat kurang mampu. Seluruh kebutuhan siswa akan ditanggung pemerintah, mulai dari pendidikan, fasilitas, hingga kebutuhan sehari-hari di asrama.
“Kami mengimbau warga kurang mampu agar mempercayakan pendidikan anak-anaknya di Sekolah Rakyat. Semua sudah ditanggung pemerintah agar mereka bisa tumbuh menjadi generasi berprestasi,” tutup Lis.
Taq: Sekolah Rakyat Tanjungpinang, Guru Sekolah Rakyat, Pendidikan gratis Tanjungpinang, Boarding school Tanjungpinang, Kurikulum Sekolah Rakyat,
Penulis :Roland
Editor :Redaktur













