
PRESMEDIA.ID–Pengadaan laptop bernilai miliaran rupiah di lingkungan Dinas Pendidikan Kepulauan Riau (Disdik Kepri) Tahun Anggaran 2026 menyisakan teka-teki besar.
Pimpinan tertinggi instansi tersebut, Andi Agung, secara mengejutkan mengaku sama sekali belum mengetahui adanya proyek bernilai fantastis di bawah naungannya.
Pengakuan tersebut memicu tanda tanya publik. Sebab, dokumen yang dikantongi Redaksi media ini mencantumkan uraian spesifikasi yang dinilai sangat janggal, yakni Laptop Spesifikasi: Tipe 17 Batam.
Istilah tersebut asing dalam standar teknis perangkat teknologi informasi, yang umumnya merujuk pada jenis prosesor, RAM, atau kapasitas penyimpanan—bukan kode lokasi.
Ketika dikonfirmasi, Kadisdik Kepri justru balik mempertanyakan asal-usul alokasi anggaran proyek untuk SMKN 1 Batam senilai Rp720 juta dan SMKN 4 Batam senilai Rp670 juta tersebut.
Ia berdalih belum bisa memastikan apakah paket pekerjaan senilai total Rp1,39 Miliar itu murni program dinas atau merupakan aspirasi Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD.
“Saya belum mendapatkan jawaban. Belum tau itu dari Pokir atau tidak. Saya cek dulu,” ujar Andi Agung singkat usai penganugerahan Bintang LVRI di Aula Sri Beni Dompak, Senin (10/8/2026).
Meski sempat berjanji akan memberi penjelasan lebih lanjut, pejabat nomor satu di Disdik Kepri itu mendadak ‘bungkam’.
Daftar pertanyaan konfirmasi serta panggilan telepon yang dilayangkan media ke ponsel pribadinya hingga kini tak kunjung direspons.
Sikap ‘tidak tahu’ pimpinan Disdik ini kian mempertebal kejanggalan dokumen pengadaan pemerintah.
Apalagi, dalam berkas resmi tersebut, jumlah unit barang yang dibeli sama sekali tidak dicantumkan secara transparan dan hanya tertulis volume angka 1.
(Bersambung ke Part 3: Menelusuri Pengadaan Fisik dan Anggaran Rutin Disdik Kepri)
Penulis :Roland /Presmedia
Editor :Redaksi
Berita Sebelumnya:
Akal-Akalan ‘Laptop Tipe 17’ dan Kode Proyek Siluman Disdik Kepri












